Posted on: November 18, 2020 Posted by: ARLINAWATI Comments: 0
kriteria desain logo yang baik

Seperti apakah kriteria desain logo yang baik? Dari kacamata pebisnis, logo harus mampu mendukung jalannya strategi perusahaan. Tidak hanya berfungsi sebagai simbol, logo pun memiliki tujuan yang besar di balik pembuatannya. Banyak faktor dalam berbisnis yang bertumpu pada efektivitas logo.

Memahami kriteria-kriteria logo sangat penting untuk semua pihak. Bagi pebisnis, pemahaman ini bertujuan untuk mendapatkan logo yang mampu meningkatkan kinerja perusahaan. Desainer pun wajib mengerti tentang kriteria ini agar mampu menghasilkan logo yang efektif dan memuaskan untuk klien. Secara ringkas, kriteria-kriteria tersebut bisa Anda pelajari di bawah ini.

 

Kriteria Desain Logo yang Baik

  • Simple dan To The Point

Kesederhanaan adalah unsur paling penting dari kriteria desain logo yang baik. Logo yang sederhana adalah logo yang kuat. Dalam menyampaikan makna, desain yang terlalu rumit justru tidak efektif. Apalagi untuk melakukan persuasi dan membuat orang melakukan apa yang kita inginkan. Ini adalah tujuan pemasaran yang harus dicapai dengan menggunakan logo.

Selain sederhana, logo juga harus to the point dan tidak berbelit-belit. Gunakan simbolisasi dengan menanamkan makna ke dalam unsur-unsur desain. Tetap pertahaankan simplicity (kesederhanaan) dalam desain logo yang Anda buat. Ambil makna terpenting dan wujudkan dalam desain yang simple dan persuasif.

 

  • Fleksibel di Semua Media

kriteria desain logo yang baik

Kriteria desain logo yang baik adalah presentatif di semua media. Dalam kegiatan bisnis, logo selalu dicantumkan di berbagai kesempatan. Mulai dari surat menyurat resmi, kemasan produk, sampai ke media pemasaran. Logo selalu tampil di banyak tempat dengan bermacam-macam ukuran dan penempatan. Karena itulah logo harus dibuat se-fleksibel mungkin.

Ukuran logo bisa diperbesar seperti di iklan billboard. Atau diperkecil seperti di sudut banner sponsorship. Di mana pun tempatnya, berapa pun ukurannya, logo harus tetap terlihat menarik dan mencolok. Makna dan persuasinya harus tetap tersampaikan secara utuh meskipun disesuaikan dengan berbagai gaya dan ukuran.

 

  • Memperhatikan Efek Psikologis

Kriteria desain logo yang baik harus memperhatikan setiap unsur desain dengan teliti. Tidak ada satu bagian pun yang dibuat tanpa alasan dan tujuan. Pemilihan font, penambahan gambar, perpaduan warna, semuanya disesuaikan dengan tujuan yang ingin dicapai. Logo pun memiliki efek psikologis dalam kaitannya dengan atensi dan persepsi audiens.

Logo makanan harus mampu membangkitkan selera makan, logo fashion harus merayu orang untuk tampil modis, begitu juga dengan logo Anda. Apa pun sektor bisnis dan jenis produk Anda, logo harus mendukung pemasaran sesuai profil target konsumen. Kombinasi antara ilmu desain, pemasaran, dan psikologi harus dimaksimalkan demi menghasilkan logo yang mampu mencapai tujuan ini.

 

Tinjau Ulang Pemenuhan Kriteria Desain Logo yang Baik

Kalau Anda sedang dalam tahap pembuatan logo, perhatikan lagi unsur-unsur di dalamnya. Sudahkah sesuai dengan kriteria-kriteria di atas? Jangan hanya membuat desain berdasarkan daya tarik dan relevansi. Tujuan dan fungsinya terhadap bisnis Anda juga harus ditingkatkan. Dalam setiap prosesnya, selalu pertimbangkan kriteria desain logo yang baik agar Anda mendapatkan hasil yang sesuai harapan.