Posted on: November 2, 2020 Posted by: ARLINAWATI Comments: 0
6. Tips Jitu Menulis Karya Ilmiah dengan Benar

Menulis karya ilmiah tidak semudah yang kita bayangkan karena ada kaidah khusus yang harus kita perhatikan selama proses pembuatan. Karya ilmiah biasanya dibutuhkan oleh setiap mahasiswa untuk kebutuhan akademik dan kebutuhan kampus. Itulah mengapa setiap pelajar harus mempelajari bagaimana cara menulisnya dengan baik dan benar.

Sayangnya, masih banyak dari kita bingung bagaimana caranya, bahkan tidak bisa membedakan bagaimana penulisan untuk karya ilmiah dengan tulisan fiksi, padahal keduanya sangatlah berbeda. Namun, Anda tidak perlu khawatir lagi karena melalui artikel berikut akan kami ulas bagaimana tips penulisan karya ilmiah untuk Anda.

Mengangkat Topik yang Menarik

Banyak fenomena yang bisa kita angkat sebagai topik dalam karya tulis. Untuk menarik pembaca, tentu Anda harus tahu fenomena seperti apa yang mampu memikat mereka untuk tahu lebih lanjut mengenai isi dari tulisan tersebut. Anda bisa melihat fenomena yang tengah hits atau banyak diperbincangkan.

Meskipun memilih topik yang menarik bagi pembaca itu penting, pastikan Anda juga tertarik dengan topik tersebut. Bagaimana bisa menarik pembaca jika penulisnya sendiri tidak tertarik dengan tema tersebut? Oleh karena itu, pastikan Anda menyukai topik yang diangkat sekaligus menguasainya.

Mencantumkan Sumber yang Relevan

Perbedaan paling terlihat dari tulisan ilmiah dengan tulisan fiksi adalah dari sumbernya. Tulisan fiksi mungkin tidak membutuhkan sumber yang harus dicantumkan dalam tulisan, namun berbeda dengan karya ilmiah mewajibkan penulisnya mencantumkan sumber atau referensi dengan kaidah yang benar.

Sebelum menulis karya ilmiah, disarankan bagi kita untuk mencari berbagai sumber yang berhubungan dengan topik tulisan. Melalui sumber tersebut, kita akan lebih memahami dan menguasai apa yang ditulis. Jangan lupa untuk menuliskan kutipan yang lengkap dengan sumber, seperti nama, tahun terbit buku dan lainnya.

Menggunakan Bahasa Baku

Jika Anda bisa menggunakan bahasa santai saat menulis karya fiksi, maka tidak untuk karya ilmiah. Itulah mengapa kita tidak boleh sembarangan dalam memilih kata yang tepat untuk karya ilmiah. Pastikan bahwa Anda menggunakan kata baku dan menerapkan kaidah khusus saat menulis dengan bahasa lainnya.

Penulis artikel ilmiah harus tahu kata mana saja yang masuk dalam KBBI sebagai bahasa baku dan mana yang tidak. Apabila ada beberapa istilah dengan bahasa asing atau bahasa daerah, maka Anda harus memiringkan kata tersebut. Itulah mengapa perlu adanya pengetahuan tentang berbagai kata baku.

Memastikan Struktur Penulisan

Sama halnya dengan tulisan lain, Anda juga harus memperhatikan bagaimana struktur penulisan yang tepat untuk karya ilmiah. Umumnya, struktur penulisan karya ilmiah diawali dengan pemaparan masalah atau latar belakang, kemudian pembahasan menggunakan berbagai sumber relevan dan terakhir adalah penutup atau kesimpulan.

Baca juga trik memilih keyword artikel

Bagaimana? Tidak sulit, bukan? Anda hanya perlu memperhatikan beberapa hal penting yang menjadi ciri khas dari karya tulis. Pastikan Anda menguasai topik yang diangkat dan memahami benar bagaimana cara penulisan karya tulis. Dengan begitu, menulis karya ilmiah tidak lagi sulit.